Cara Mengolah Biji Menjadi Kecambah
1. Membersihkan Biji Kurma dari Sisa-Sisa Daging Buah
Sisa-sisa daging buah yang menempel pada biji dapat menimbulkan tumbuhnya jamur, atau dapat mengundang semut dan kutu putih untuk memakan serta merusak biji sebelum berkecambah.
Jadi nt sm pa wawan n pa kais biji kurmanya dibersihin dlu ya...
Jadi nt sm pa wawan n pa kais biji kurmanya dibersihin dlu ya...
Caranya bersihkan biji kurma dari sisa-sisa daging buah adalah dengan mencucinya menggunakan air dan pasir halus, hingga kondisi biji benar-benar bersih dari sisa-sisa daging buah.
2. Perendaman / Merendam Biji
Setelah biji kurma dicuci bersih, langkah berikutnya adalah melakukan perendaman atau merendam biji menggunakan air bersih klo kt menggunakan air mineral dalam kemasan hingga 5 x 24 jam. Air untuk merendam biji kurma setiap 24 jam sekali harus diganti dengan air yang baru, untuk mempercepat proses perkecambahan biji kurma pada hari ke 4 sebaiknya menggunakan campuran air dan ZPT ( Zat Pengatur Tumbuh Organik) sesuai takaran.
Untuk mengurangi tingkat kegagalan dalam perkecambahan biji, sebaiknya hindari menggunakan air yang bersumber dari PDAM, ini dikarenakan air yang di salurkan oleh PDAM terdapat kandungan zat kaporit dan kurang tepat untuk proses perkecambahan biji.
Gunakanlah air sumur yang tidak tercemar atau yang terbaik menggunakan Air Mineral dalam kemasan.
3. Proses Perkecambahan Biji
Pada tahap atau proses perkecambahan dapat anda lakukan dengan dua metode, yaitu menyemai biji yang telah melewati langkah perendaman 5 hari sebelumnya, bisa langsung disemai pada pot menggunakan campuran cocopeat dan pasir yang di tutup tipis menggunakan cocopeat. Atau biji ditumbuhkan / dikecambahkan terlebih dahulu akarnya menggunakan wadah / tupperware yang dilapisi tissue basah pada bagian dasarnya kemudian tutup rapat dan simpan pada tempat gelap.
Proses perkecambahan menggunakan tissue basah ini biasanya membutuhkan waktu 2-4 minggu, setelah tumbuh dengan kepanjangan akar 5-10 cm baru dipindah ke media tanaman, baik itu menggunakan pot atau polybag.
Kalo mas hadi sendri cara yang digunakan sekarang adalah menyemai langsung biji-biji yang telah direndam menggunakan pot, tanpa melewati proses perkecambahan terlebih dahulu, setelah tumbuh satu daun baru proses memindahkan di polybag.
4. Media Tanam Untuk Bibit Kurma
Campuran media tanam untuk bibit kurma sebaiknya menggunakan bahan-bahan yang memiliki porositas bagus, artinya media untuk menanam bibit kurma ketika disiram maka air langsung turun keseluruhan. Campuran media tanam menggunakan Pasir, Kompos (bokashi), cocopeat dan arang sekam padi, namun campuran tersebut tidak baku, kt dapat menggunakan bahan-bahan lain yang memiliki porositas terbaik. Sebagai perbandingan campuran media tanam adalah 2:1:1 ( pasir 2 , Kompos 1 dan arang sekam 1 ).
Campuran media tanam yang bagus mencangkup kebutuhan unsur hara bagi tanaman agar mempercepat pertumbuhan kurma menjadi bongsor. Ini karena rata-rata jenis palem kurma memiliki daya kecepatan tumbuh adalah sedang
hingga sangat lambat jika kecukupan segala jenis unsur hara serta faktor pengairan kurang.
hingga sangat lambat jika kecukupan segala jenis unsur hara serta faktor pengairan kurang.
Selamat mencoba,.Smg bermanfaat
Note: *dari berbagai sumber*
http://kotakurma.com/koes/hargabaru.html
http://kampoengkurmaindonesia.blogspot.co.id
http://kotakurma.com/koes/survey-kampoeng-kurma-cirebon.html
(Koes)
085289723672 (Wa)
081251474548
Fb.Koes Arya
Email: koes.property@gmail.com
085289723672 (Wa)
081251474548
Fb.Koes Arya
Email: koes.property@gmail.com
No comments